Tiap bayi lahir di Indonesia terbebani utang negara Rp 8 juta

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berada di penghujung kekuasaannya. Sebab, tahun depan Indonesia akan memiliki pemimpin baru yang dipilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres).

Namun, di penghujung pemerintahannya, utang luar negeri Indonesia ternyata malah semakin meningkat. Berdasarkan data yang dirilis oleh Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), utang Indonesia, per Mei 2013 sudah mencapai 2.036 triliun.

Jumlah itu bertambah Rp 186 triliun hanya dalam kurun waktu enam bulan. “Hasil LKPP (Laporan Keuangan pemerintah pusat) yang diterbitkan oleh BPK tahun 2012, di mana pada akhir Bulan Desember 2012, utang RI baru mencapai Rp 1.850 triliun,” kata Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA, Ucok Sky Khadafi dalam rilis yang diterima merdeka.com, Rabu (17/7).

Berdasarkan data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pertumbuhan penduduk Indonesia per tahunnya adalah 1,49 persen. Pada 2013 ini jumlah penduduk Indonesia diperkirakan berjumlah 250 juta orang.

“Bertambahnya jumlah penduduk tersebut disebabkan masih tingginya tingkat fertilitas,” kata Kepala BKKBN Fasli Jalal pada pembukaan Parenting Education Dalam Rangka Hari Anak Nasional Tahun 2013, Rabu (17/7) di Auditorium BKKBN, Jakarta Timur.

Artinya, dengan jumlah utang luar negeri yang dimiliki Indonesia saat ini, tiap penduduk dan bayi yang baru dilahirkan ke bumi Indonesia secara otomatis langsung terbebani utang negara sebesar Rp 8.114.000. Jumlah itu diperoleh dari Rp 2.036 triliun dibagi Rp 250 juta penduduk.

Tak hanya itu, besarnya jumlah utang yang dimiliki saat ini menandakan Indonesia tengah menuju menjadi negara bangkrut. Sebab, tanda-tanda menjadi negara bangkrut antara lain adalah; utang pemerintah terus menumpuk, aset negara atau tanah beserta sumber daya alam lainnya sudah dikuasai oleh pihak swasta, cadangan devisa yang terus tergerus dan merosot ke titik nol, pemerintah tidak bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok yang terus mengalami kenaikan luar biasa, dan pemerintah tidak mampu lagi membayar gaji aparatur negara.

“Lihat saja sekarang, di mana, pada akhir bulan Desember masih USD 112.8 miliar, dan pada akhir bulan Juni sudah tergerus menjadi USD 98.1 miliar,” kata Ucok.
Menurut Uchok, utang luar negeri Indonesia semakin membengkak akibat pinjaman yang dilakukan oleh 16 kementerian, lembaga maupun BUMN untuk menggarap proyek pembangunan. Meski proyek sudah berjalan, rupanya pengembalian utang belum sepenuhnya selesai.

16 Kementerian itu antara lain; Kementerian Keuangan (USD 871,1 juta atau Rp 8,3 triliun), Kementerian Negara PPN/BAPPENAS (USD 302 juta atau Rp 2,8 triliun), Kementerian Pertahanan (USD 227,1 juta atau Rp 2,1 triliun), Kementerian Pekerjaan Umum (USD 165,5 juta atau Rp 1,5 triliun), PT PLN (USD 59 juta atau Rp 567,2 miliar), Kementerian Perhubungan (USD 45.6 juta atau Rp 438,6 miliar), (Kementerian Dalam Negeri (USD 21,2 juta atau Rp 204,1 miliar), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (USD 8,9 juta atau Rp 86,1 miliar).

Sementara, Kementerian Kesehatan menghabiskan utang luar negeri sebesar USD 8,4 juta atau Rp 81,1 miliar, Badan Meteorologi dan Geofisika (USD 7,6 juta atau Rp 72,9 miliar), Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (USD 1,6 juta atau Rp 15,7 miliar), Kementerian Komunikasi dan Informatika (USD 984,4 ribu atau Rp 9,4 miliar), Kementerian Pertanian (USD 912,8 ribu atau Rp 8,7 miliar), PT Pertamina (USD 353,7 ribu atau Rp 3,3 miliar), Kementerian Agama (USD 262,2 ribu atau Rp 2,5 miliar), dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (USD 7331 atau Rp 70,3 juta).

Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo menilai pemerintah tak memiliki kemauan kuat untuk melunasi utang. Jika ada niat, Indonesia bisa menjadi negara mandiri.
“Pemerintah tidak memiliki kemauan kuat. Jelas mampu,” kata Arif saat dihubungi merdeka.com.

Secara sumber daya alam dan manusia, Indonesia merupakan negara yang amat kaya. Saking kayanya, grup musik Koes Plus sampai-sampai pernah membuat lagu dengan judul ‘Kolam susu’.

Dalam lagu itu salah satu liriknya berbunyi ‘Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman.’ Lirik itu menggambarkan begitu kayanya Indonesia dengan tanah dan sumber daya alam yang dimilikinya. Namun, nyatanya Indonesia malah tak bisa lepas dari utang.

Reporter : Mardani [dan]
Sumber: http://www.merdeka.com/peristiwa/tiap-bayi-lahir-di-indonesia-terbebani-utang-negara-rp-8-juta.html

Dipublikasi di utang negara | Tag , , | Tinggalkan komentar

Beberapa Hal Tentang Perencanaan Pemasaran

oleh: Suprapto Estede

Pengertian dan Manfaat Perencanaan Pemasaran

Untuk keberhasilan pemasaran perlu disusun sebuah perencanaan pemasaran (marketing plan) yang baik. Perencanaan pemasaran adalah penerapan yang sudah direncanakan dari sumber daya pemasaran untuk mencapai tujuan pemasaran. Dengan demikian perencanaan pemasaran merupakan sebuah proses sistematis dalam merancang dan mengkoordinasi keputusan pemasaran.Rencana pemasaran ini memberikan fokus bagi pengumpulan informasi, format bagi penyebarluasan informasi, dan struktur bagi pengembangan dan pengkoordinasian respon strategik dan taktikal perusahaan.

Perencanaan pemasaran merupakan persyaratan inti bagi pemasar. Manfaat penyusunan sebuah rencana antara lain: mendorong pemikiran sistematik mengenai masa depan, meningkatkan koordinasi, menetapkan standar kinerja untuk mengukur tren, memberikan dasar logis bagi pembuatan keputusan,meningkatkan kemampuan untuk emnangani perubahan, dan meningkatkan kemampuan untuk mengidentifikasi peluang pasar.

Analisis Pasar

Menurut Solehudin Murpi dan Dea Tantyo Iskandar (2011: 87), analisis pasar (market analysis) adalah dokumentasi hasil investigasi pasar yang digunakan untuk memberikan informasi pada kegiatan perencanaan perusahaan terutama dalam hal keputusan persediaan, pembelian, perluasan tenaga kerja, perluasan fasilitas, pembelian peralatan modal, kegiatan promosi, dan banyak aspek lain dari perusahaan.

Analisis pasar perlu dilakukan untuk melihat perubahan yang terjadi di pasar, para key players, leadership, harga dan biaya, atau kompetisi yang terjadi dalam bisnis ini. Analisis yang dilakukan harus lengkap sehingga secara jelas dapat memberikan gambaran mengenai potensi dan peluang pasar (potential market, market niche) untuk produk yang ditawarkan.

Analisis Pesaing

Analisis pesaing (competitor analysis) dalam manajemen pemasaran dan manajemen strategis adalah penilaian terhadap kekuatan dan kelemahan pesaing yang sudah ada dan pesaing potensial. Analisis ini menyediakan strategi dalam konteks ofensif maupun defensif, yang akan digunakan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman.

Dengan pendekatan analisis pesaing, perlu diketahui 5 (lima) kunci kemampuan pesaing (competitor ability), yaitu:
1. Ability to conceive and design. Menilai kemampuan pesaing berinovasi menghasilkan produk baru di pasar.
2. Ability to produce. Menilai kemampuan produktivitas pesaing dan kapasitas pabrik sehingga tergambarkan kemampuan produksi.
3. Ability to market. Menilai bauran pemasaran yang dilakukan pesaing dalam memasarkan produk.
4. Ability to finance. Menilai kemampuan sumber dana keuangan pesaing.
5. Ability to manage. Menilai kemampuan manajerial pesaing, kisah sukses mereka, dan sistem upah yang diterapkan pesaing.

Analisis STP

Dalam marketing plan juga perlu dilakukan STP analysis (Segmenting, Targeting, Positioning), misalnya segmentasi pasar. Segmentasi merupakan suatu aktivitas membagi atau mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli, geografi, perilaku pembelian maupun gaya hidup.

Menurut Kotler, ada dua cara dalam menetapkan dasar segmentasi, yaitu consumen characteristic (karakteristik konsumen) dan consumer responses (respon konsumen). Karakteristik konsumen yang merupakan variabel utama dalam segmentasi, terdiri dari segmentasi geografi, segmentasi demografi, dan segmentasi psikografi. Sedangkan respon konsumen terdiri dari segmentasi manfaat (benefit segmentation), yaitu pengelompokan yang didasarkan pada manfaat yang diharapkan konsumen dari suatu produk atau jasa.

Bauran Pemasaran

Bauran pemasaran (marketing mix) menurut Bonne dan Kurtz (dalam Solahudin, 2011: 106) adalah “a blending of the four strategy elements of marketing decision making: product, price, distribution, and promotion, to satisfy chosen consumer segments.

Product, merupakan bentuk penawaran organisasi yang ditujukan untuk mencapai tujuan melalui pemuasan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Price, berkenaan dengan kebijakan strategis dan taktis, seperti tingkat harga, struktur diskon, syarat pembayaran, dan tingkat diskriminasi harga di antara berbagai kelompok pelanggan.
Place (distribution), menyangkut kemudahan akses terhadap jasa bagi para pelanggan. Tempat dimana produk tersedia dalam sejumlah saluran distribusi dan outlet yang memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh suatu produk.
Promotion, menggambarkan berbagai macam cara yang ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk kepada konsumen. Meliputi berbagai metoda, yaitu iklan, promosi penjualan, penjualan tatap muka dan hubungan masyarakat.

Sumber:
Solehudin Murpi S.T. dan Dea Tantyo Iskandar, 2011. Manajemen Bisnis untuk Orang Awam. Bekasi: Laskar Aksara, halaman 86-109.

http://mycopypast.blogspot.com/2009/09/pengertian-perencanaan-pemasaran.html

Dipublikasi di perencanaan pemasaran | Tag , , | Tinggalkan komentar

Beberapa Hal Tentang Perencanaan Bisnis

Oleh: Suprapto Estede

Pengertian Perencanaan Bisnis

Dalam buku “Manajemen Bisnis untuk Orang Awam” (2011: 62) Solehudin Murpi dan Dea Tantyo Iskandar menulis, Perencanaan bisnis (Business plan) adalah dokumen tertulis yang bisa menggambarkan dan menganalisis bisnis dan memberikan gambaran yang jelas tentang proyeksi keberlangsungan bisnis di masa depan. Perencanaan bisnis juga merupakan kumpulan ide dan kebijakan yang akan diambil dalam menjalankan bisnis ke depannya serta pertimbangan-pertimbangan yang menyertainya.

Pertimbangan dalam Pembuatan Perencanaan Bisnis

Adapun pertimbangan-pertimbangan yang menyertai pembuatan perencanaan bisnis adalah sebagai berikut:

1. Identifikasi dan analisis kesempatan dan peluang bisnis yang terbuka. Identifikasi potensi-potensi yang tersimpan dalam peluang dan analisis seberapa layak peluang itu dapat dimanfaatkan.
2. Dengan gambaran tentang kesempatan dan peluang yang terbuka tersebut menghasilkan interpretasi yang berbeda diantara para wirausahawan. Perbedaan tersebut akan menghasilkan ide-ide bisnis yang beragam.
3. Mengungkapkan faktor-faktor yang dibutuhkan dan terkait dengan bisnis agar bisnis yang sedang dirancang dapat berhasil, misalnya faktor pasar yang jelas, kualitas produk dan kualitas pelayanan.

Manfaat Perencanaan Bisnis

Dalam membangun bisnis harus dimulai dengan menyusun sebuah perencanaan bisnis karena penyusunan perencanaan bisnis yang baik akan memberikan banyak manfaat, antara lain:

1. Membantu dalam mencari modal dan pinjaman kepada investor atau lembaga keuangan pemberi kredit.
2. Membantu dalam memutuskan apakah akan melanjutkan usaha atau berhenti, apakah kerjasama dengan investor akan dilanjutkan atau tidak.
3. Membantu dalam mengembangkan ide-ide bisnis.
4. Membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor penghambat keberhasilan bisnis.
5. Menyediakan tujuan yang jelas untuk lingkungan perusahaan, baik lingkungan internal maupun eksternal, serta langkah-langkah yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.
6. Menyediakan gambaran yang jelas tentang calon konsumen potensial, calon pemasok dan calon investor.

Format yang menarik

Dalam menyusun business plan perlu diperhatikan beberapa komponen dalam formatnya agar dapat menarik perhatian para investor. Komponen-komponen itu antara lain:

1. Singkat dan jelas. Investor lebih menyukai penyajian perencanaan bisnis yang singkat tapi cukup menjelaskan secara keseluruhan maksud dari business plan tersebut dan tanpa menghilangkan bagian-bagian yang penting.
2. Tampilan yang menarik, misalnya disertai dengan gambar dan grafik yang emnggambarkan ide bisnisnya.
3. Tersusun dengan baik, dibuat terstruktur sesuai dengan standar pembuatan perencanaan bisnis yang baik.
4. Orientasi bukan pada produk tetapi pada konsumen, dengan melihat secara cermat peluang pasar yang ada.
5. Dapat meyakinkan investor bahwa produk dan jasa yang ditawarkan dapat diterima dengan baik oleh konsumen.
6. Dapat mengenali kebutuhan investor tentang besaran rate of return dari bisnis tersebut.
7. Perlihatkan posisi produk atau jasa di pasar terkait dengan aspek legal produk atau jasa, seperti perihal paten.

Faktor yang harus dihindari dalam penyusunan perencanaan bisnis

Adapun faktor-faktor yang perlu dihindari dalam pembuatan business plan adalah sebagai berikut:

1. Proyeksi finansial didasarkan pada standar dan norma yang telah kadaluarsa. Harus selalu diingat bahwa standar keuangan itu bersifat dinamis, berubah-ubah dari waktu ke waktu.
2. Proyeksi bisnis yang tidak realistis dan sulit dijalankan, meskipun nampak menarik dan menjanjikan. Misalnya ide bisnis warnet di daerah yang terbatas pemakaian listriknya.
3. Membutuhkan teknologi canggih yang cukup rumit dan sulit untuk dioperasikan sehingga mempersulit keberlangsungan bisnis karena diperlukan teknik khusus dan operator trampil yang sulit disediakan.

Sumber: Solehudin Murpi S.T. dan Dea Tantyo Iskandar, 2011. Manajemen Bisnis untuk Orang Awam. Bekasi: Laskar Aksara, halaman 62-81.

Dipublikasi di perencanaan bisnis | Tag , , | Tinggalkan komentar

Soal UAS Manajemen Bisnis

Khusus untuk latihan (bahan belajar) Ujian Akhir Semester

A. Kewirausahaan (Enterpreunership)

1. Pengertian:
Apakah kewiarausahaan atau enterpreunership itu? Jelaskan.
2. Faktor pendukung:
Sebut dan jelaskan faktor-faktor penentu keberhasilan seorang wirausahawan!
3. Faktor penghambat:
Sebut dan jelaskan pula beberapa faktor yang dapat menghambat terbangunnya bisnis seorang wirausahawan!
4. Mental dan karakter terlarang:
Menurut Prof. Koentjaraningrat, ada 5 (lima) mental dan karakter bangsa kita. Semuanya tidak boleh dimiliki oleh seorang wirausahawan. Jelaskan!
5. Perlunya jiwa kewirausahaan:
Jelaskan, mengapa jiwa kewirausahaan itu perlu dibangun dan dikembangkan?

B. Business Plan

1.Pengertian:
Apakah perencanaan bisnis (business plan) itu? Jelaskan.
2. Pertimbangan dalam pembuatan:
Sebut dan jelaskan beberapa pertimbangan yang menyertai pembuatan business plan!
3. Manfaat:
Mengapa wirausahawan harus menyusun business plan? Apa manfaat dari penyusunan business plan itu? Jelaskan.
4. Format yang menarik:
Untuk menyusun sebuah business plan yang baik dan menarik, perlu memperhatikan beberapa hal. Sebut dan jelaskan.
5. Faktor yang harus dihindari:
Ada beberapa faktor yang perlu dihindari dalam pembuatan business plan. Jelaskan.

C. Marketing Plan

1. Pengertian dan manfaat:
Untuk keberhasilan pemasaran perlu disusun sebuah perencanaan pemasaran (marketing plan) yang baik. Apakah marketing plan itu dan apa manfaatnya?
2. Analisis pasar:
Salahsatu pendekatan dalam marketing plan adalah analisis pasar (market analysis). Jelaskan, apa saja yang perlu didapatkan dengan analisis pasar itu?
3. Analisis pesaing:
Dengan pendekatan analisis pesaing (competitor analysis) perlu diketahui 5 (lima) kunci kemampuan pesaing (competitor ability). Sebutkan.
4. Analisis STP:
Dalam marketing plan, juga perlu dilakukan STP analysis, misalnya segmentasi pasar. Menurut Kotler, ada 2 cara dalam menetapkan dasar segmentasi, yaitu consumer characteristic dan consumer responses. Jelaskan!
5. Bauran pemasaran:
Apa yang anda ketahui tentang bauran pemasaran (marketing mix)? Jelaskan.

D. Organizational Plan

1. Analisis SWOT/TOWS
Dalam membangun sebuah bisnis, perlu dilakukan analisis IFAS dan EFAS atau SWOT analysis. Jelaskan!
2. Strategi:
Organisasi (perusahaan) yang menggunakan manajemen strategi terbukti lebih profitable dan berhasil. Jelaskan apakah tujuan dari manajemen strategi itu.
3. Manfaat manajemen strategi:
Apakah manfaat dari manajemen strategi bagi perusahaan? Jelaskan.
4. Struktur organisasi:
Apakah struktur organisasi itu? Juga jelaskan beberapa fungsi dari pengorganisasian perusahaan!
5. Analisis jabatan:
Apakah job analysis itu? Apa tujuannya dan siapa yang melakukannya? Jelaskan.

E. Financial Plan

1. Investasi awal:
Apakah investasi awal (initial investment) itu? Dalam pendirian bisnis, perlu 2 jenis komponen investasi, yaitu aktiva tetap dan modal kerja. Jelaskan.
2. Sumber pendanaan:
Sumber pendanaan bisa berasal dari pemilik (equity) atau dari utang (debt). Dan ada 2 tipe pendanaan jangka pendek, yaitu pendanaan spontan dan tidak spontan. Jelaskan.
3. Proyeksi keuangan:
Apakah proyeksi keuangan itu? Ada beberapa jenis proyeksi berdasarkan waktu dan satuan proyeksinya. Sebutkan!
4. Evaluasi investasi:
Salahsatu metoda evaluasi investasi adalah metoda “payback peroid”. Apakah itu?
5. Analisis risiko:
Dalam bisnis tentu menghadapi beberapa kemungkinan risiko. Jelaskan beberapa risiko usaha, baik risiko internal maupun risiko eksternal!

F. Beberapa soal pilihan mahasiswa

1. Siklus kehidupan produk:
Apa yang dimaksud dengan siklus kehidupan produk itu? Jelaskan pula 5 (lima) tahapan dalam siklus kehidupan suatu produk!
2. Variabel yang dapat dikontrol:
Dalam menyusun strategi pemasaran ada beberapa variabel yang dapat dikontrol oleh pengusaha. Sebut dan jelaskan.
3. Variabel yang tidak dapat dikendalikan:
Sebut dan jelaskan pula beberapa variabel yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolled variables) oleh pengusaha!
4. Konsep AIDA+S:
Dalam setiap kegiatan bisnis harus diusahakan agar wirausahawan memperhatikan konsep AIDA+S. Jelaskan konsep tersebut!
5. Strategi pemasaran modern:
Apakah yang anda ketahui tentang Turbo Marketing dan Mega Marketing? Jelaskan masing-masing disertai contoh.

Dipublikasi di soal soal | Tag , , | Tinggalkan komentar

TUGAS UTS

UJIAN TENGAH SEMESTER GENAP 2012/2013

MANAJEMEN BISNIS

 

TUGAS INDIVIDU

 Buat makalah dengan judul:

“ALASAN DAN STRATEGI SAYA MEMULAI BERBISNIS”

Isi makalah:

  1. Pendahuluan

      Jelaskan latar belakang dan tujuan membuat makalah dengan judul tersebut.

  1. Permasalahan

      Tuliskan saja 4 (empat) permasalahan berikut ini seperti apa adanya:

1.      Mengapa dan untuk apa saya harus berbisnis?

2.      Bagaimana cara saya memulai berbisnis. Atau, apa saja yang harus saya lakukan untuk memulai berbisnis?

3.      Apa kendala atau hambatan saya untuk memulai berbisnis dan bagaimana cara saya mengatasi hambatan tersebut?

4.      Apa bentuk dan jenis bisnis yang saya pilih, dan mengapa saya memilihnya?

  1. Pembahasan

      Uraikan masing-masing dari 4 masalah tersebut di atas secara urut.

  1. Penutup/Kesimpulan

      Buat kesimpulannya.

Referensi/Rujukan

Sebutkan sumber (buku, majalah, website, dll.) yang dijadikan referensi/rujukannya.

Ketentuan:

  1. Makalah diketik pada kertas HVS A4, font Arial 12 cpi, 1½ spasi.
  2. Tugas harus dikumpulkan pada saat dan sesuai jadual UTS.
  3. Jangan lupa tulis nama dan nomor induk mahasiswa.
Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , | Tinggalkan komentar

Bagaimana Supaya Tidak Takut Memulai Bisnis

Oleh: Rein Mahatma

Twitter @startupbisnis pernah melempar pertanyaan : apa hambatan terbesar dalam bisnis Anda? Salah 1 jawaban yg mendominasi adalah “keberanian utk memulai bisnis”

Setiap orang memiliki motivasi dan cerita yang berbeda-beda apabila mereka ditanya kenapa berani memulai bisnis, beberapa menjawab “I just do it, I don’t think” seolah-olah mereka menjadi entrepreneur tanpa berpikir, yang lainnya menjawab bahwa mereka menjadi entrepreneur sejak mencapai kesepakatan dengan investor, yang lainnya menjawab “saya kan bisa menarik klien-klien lama dari perusahaan saya.”

Berikut ini adalah pendapat saya tentang bagaimana mengatasi ketakutan Anda untuk memulai bisnis.

1. Pahami bahwa Anda tidak harus menggunakan uang sendiri untuk memulai bisnis.

Ini sangat penting bagi Anda, untuk mengetahui bahwa di dunia ini ternyata ada orang yang kelebihan dana dan senantiasa mencari orang yang memiliki ide untuk diinvest. Terkadang investor ini memiliki ide bisnis namun tidak ada yang menjalankannya sehingga senantisa mencari entrepreneur yang tepat untuk menjalankannya , biasanya mereka menempatkan dananya kepada suatu fund management (mis. VC) yang dikelola oleh partner yang berpengalaman di bidangnya dan bisa membantu mewujudkan impian Anda.

2. Pahami kriteria bisnis yang mau diinvest oleh investor 

Seorang entrepreneur yang cerdas biasanya tahu hal ini, bahwa lebih baik ia bertanya kepada beberapa investor “bisnis seperti apa yang biasa Anda biayai?” lalu ia menyusun langkah demi langkah untuk menciptakan bisnis sesuai informasi yang ia dapatkan. Contohnya, venture capital di bidang internet yang banyak masuk sekarang seperti East Venture, Project Eden, Batavia Incubator, Ideosource, Cyber Agent Venture kebanyakan mengatakan Indonesia berpotensi besar di ecommerce, game, mobile app dan content business, tetapi tentu tidak terbatas pada ide tersebut. Jika Anda saat ini tidak tahu harus bertanya ke mana, cobalah bergabung dengan komunitas pengusaha, biasanya mereka dapat memberikan informasi yang cukup akurat terkait contact person VC. Melalui website StartupBisnis.com secara bertahap akan kami sampaikan bisnis dengan kriteria apa yang biasa difunding oleh Venture Capital baik internet maupun non internet.

Tidak semua jenis bisnis membutuhkan investor – Ilham Rizqi Sasmita – Voucha.com

3. Jika status Anda saat ini karyawan, bekerjalah dengan sangat keras

Kok gitu? Seandainya Anda adalah seorang karyawan di sebuah online media yang membahas fashion dan Anda memang sangat passionate dengan fashion, cobalah bekerja amat sangat keras, sampai suatu titik Anda pasti merasa ada yang salah karena Anda merasa passion Anda dimanfaatkan oleh bos Anda, karena Anda bekerja lebih keras tetapi gaji yang Anda dapat hanya segitu saja, tentu karena Anda tidak punya saham di tempat Anda bekerja. Lalu bagaimana mengatasinya? Buatlah blog fashion sendiri, jadilah entrepreneur, temukan keunikan dan diferensiasi dari diri Anda sendiri. Emosi Anda karena merasa passion Anda dimanfaatkan oleh bos akan membantu mengatasi ketakutan memulai bisnis sendiri, rekan saya, Agung Setiawan mengatakan bahwa yang mendorongnya menjadi entrepreneur adalah “freedom, kebebasan untuk berkarya dan penghasilan lebih besar bila sukses”.

4. Pasanglah target kapan menjadi entrepreneur

Jika Anda sekarang bekerja dan ingin menjadi entrepreneur, pasanglah target kapan Anda harus mulai menjadi entrepreneur dan gunakan sisa waktu yang Anda untuk mencoba pelan-pelan berjalan ke arah sana, anda bisa menjadi amphibi selama bisnis model Anda belum menghasilkan. Misalnya Anda memutuskan terjun di kuliner, pergilah ke luar kantor di saat senggang, bertemulah dengan orang-orang yang sudah lebih dulu terjun di dunia kuliner, bergaul, networking dengan mereka, tanya strategi apa yang berjalan dan juga tidak berjalan di usaha kuliner.

5. Pelajarilah pattern yang ada di industri yang Anda sukai

Jika Anda memilih bidang kuliner, lihatlah ide dan strategi kuliner apa yang berjalan di luar negeri tetapi di Indonesia belum ada yang melakukannya, pelajari pattern dari industri kuliner, ikutilah trend yang ada, dengan melakukannya pelan pelan Anda akan melihat adanya potensi profit dari industri tersebut dan akan sangat membantu Anda mempersiapkan diri Anda untuk menjadi entrepreneur.

6. Bangun Audience dulu, baru bangun bisnis

Dunia bisnis di era sekarang sangat terpengaruh oleh internet dan social media, kalau kita bicara tentang internet, pasti membicarakan website, blog, konten. Tidak ada salahnya jika Anda membangun audience dulu melalui konten sebelum memulai bisnis. Btw sebenarnya, apakah “audience” itu ? Untuk pengusaha kuliner, audience adalah orang-orang yang melewati restorannya setiap hari, jika ia cukup mahir di social media, audiencenya adalah orang-orang yang memfollow twitternya karena ia memberikan konten yang menarik dan diskon atau engagement lain yang menarik. Untuk entrepreneur di bidang fashion, audience adalah orang-orang yang membaca tips fashion di blognya. Seberapa besar risiko membangun audience? Nol. So just do it.

7. Milikilah kekuatan di satu vertikal niche

Terkait dengan tulisan di point sebelumnya, salah satu syarat dari “membangun audience” adalah harus menjadi expert di bidang tersebut. Saat ini adalah era expertise, seorang entrepreneur media di USA, Jason Calacanis bahkan mengatakan “Stupid people shouldn’t blog”.  Saya pernah bertemu dengan Li Song Bo, partner dari DFJ Ventures, salah satu Venture Capital terbesar di China yang berpengalaman 25 tahun di dunia investasi dan banyak bekerja sama dengan entrepreneur muda, mengatakan bahwa “kriteria founder yang diinvest adalah memiliki kredibilitas di vertical nichenya, diharapkan minimal 10 tahun”. Kalimatnya cukup mengejutkan saya karena dunia investment Indonesia belum selama itu, tetapi tentu saja pesan yang paling penting adalah jika Anda mencintai satu bidang entah itu kuliner, fashion, sport dan ingin suatu saat berbisnis di bidang tersebut, jadilah expert di bidang tersebut, tentu Anda bisa melakukannya tanpa harus keluar dari pekerjaan tetap Anda sekarang.

8. Milikilah lingkungan yang benar dan saling membangun

Lingkungan yang benar, lingkungan yang membangun, berbagi informasi peluang usaha, informasi strategi marketing, amat sangat penting. Jangan biarkan Anda sering berada di lingkungan yang memiliki pendapat “usaha di bidang itu pasti gagal”, entrepreneur cerdas slalu menganalisa sebab kegagalan dan keberhasilan dari sebuah bisnis dan tidak menghakimi tanpa melakukan riset yang cukup. Dengan berada di lingkungan yang benar, pelan-pelan sebenarnya Anda juga membangun infrastruktur yang akan menopang bisnis Anda ke depannya, misalnya teman-teman yang akan secara gratis mempromosikan bisnis Anda.

9. Siapkanlah network atau channel yang Anda butuhkan sebelum menjadi entrepreneur

Salah satu teman baik saya, namanya William Henley mengatakan hal sebagai berikut (notes : pendapatnya nampaknya lebih cocok untuk entrepreneur B2B walaupun juga dapat berlaku secara umum)

Sebelum menjadi entrepreneur, kamu harus punya klien dulu, dan klien ini biasanya adalah orang-orang yang sudah kita serve sewaktu kita bekerja di corporate dan mereka puas dengan pelayanan kita, sehingga mereka akan tetap memberikan bisnisnya kepada kita walaupun status kita sudah berubah dari karyawan menjadi entrepreneur”

10. Lakukanlah sesuatu SEKARANG dan pelan-pelan membangun visi

Tidak sedikit entrepreneur memulai dengan mengutamakan visi ketimbang profit, Facebook dimulai dengan kekecawaan Mark Zuckerberg terhadap seorang perempuan, sedikit demi sedikit merubah visinya menjadi student directory, kemudian menjadi semakin besar menjadi “A social utility that connects people with friends and others who work, study and live around them”. Ebay dimulai ketika tunangan dari Pierre Omidyar ingin menjual kotak permen (di USA dianggap sebagai collectible), sedikit demi sedikit Ia menyadari bahwa website bisa digunakan bukan cuma untuk jual beli kotak permen.

11. Validasi passion Anda, do something, makes small mistakes

Anda selalu mendengar bahwa seorang entrepreneur di drive oleh passion, ok, benar, karena Anda harus melakukannya dalam jangka panjang, sekarang bagaimana supaya Anda yakin bahwa itu passion Anda? Jalankan saja dengan biaya yang sangat minimum, di situ Anda akan belajar apa yang bisa jalan dan apa yang tidak, apakah benar Anda menyukai bidang itu atau tidak. Biasanya orang gagal di percobaan pertama, tentu hal yang bagus jika Anda melakukannya dengan biaya murah.

Sumber: http://startupbisnis.com/bagaimana-supaya-tidak-takut-memulai-bisnis/

Dipublikasi di memulai bisnis | Tag , | Tinggalkan komentar

Bagaimana Memulai Bisnis di Kota Kecil

Oleh: d4nu

MEMULAI bisnis di sebuah kota kecil sangat berbeda dibanding dengan memulai bisnis di kota besar terutama karena keterbatasan pilihan jenis bisnis. Tentunya perlu pertimbangan mendalam sebelum memulai bisnis di kota kecil. Berikut beberapa instruksi yang harus Anda lakukan:

1. Pelajari tingkat kompetisi
Tingkat kompetisi di sebuah kota kecil biasanya jauh lebih mudah daripada di kota besar. Hal ini karena Anda mungkin dapat menemukan banyak ide bisnis yang belum ada di daerah tersebut. Jika ada bisnis lain yang menawarkan produk dan layanan yang sama, lihatlah bagaimana mereka memenuhi kebutuhan konsumennya dan tentukan apakah masih ada ceruk pasar di bidang yang sama.

2. Evaluasi ide Anda

Apakah ide Anda akan dapat dijalankan di sebuah kota kecil. Anda dapat mengevaluasi dengan melihat jenis usaha yang tersedia di kota tersebut.

3. Ketahulah karakter masyarakatnya

Ketahuilah struktur masyarakat, usia, ukuran kota, dan kebiasaan mereka. Mengambil waktu untuk melihat bisnis apa yang sukses di daerah (mengevaluasi jumlah pelanggan atau bagaimana kesibukan usaha) merupakan sebuah langkah penting.

4. Pelajari apa yang dibutuhkan pasar

Lihat apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat di kota kecil tersebut. Apakah ide bisnis Anda dapat masuk dalam pasar yang telah ada. (*/AS)

Sumber: bacaartikelbisnis.blogspot.com/2013/03/bagaimana-memulai-bisnis-di-kota-kecil.html

Dipublikasi di memulai bisnis | Tag , | Tinggalkan komentar

10 Tip Memulai Usaha Kecil dan Meraih Sukses

Kalau Anda melihat Bill Gates atau Mark Zuckenberg, pasti Anda tergiur dengan kekayaan mereka yang luar biasa. Tapi sadarkah Anda, bahwa mereka juga memulai semuanya dari usaha kecil mereka. Dan tak satupun dari mereka yang menduga bakal mencetak keberhasilan seperti sekarang.

Perusahaan pemula yang berubah menjadi perusahaan sukses bernilai miliaran bahkan triliunan, dalam dunia bisnis tak bedanya dengan pemenang lotere. Meletakkan semua uang Anda dan berharap mendapatkan jackpot, Anda justru bakalan terpuruk.

Berikut 10 aturan untuk memulai usaha kecil. Daftar ini lebih untuk membuat Anda menyadari kenyataan yang ada, ketimbang gila-gilaan mengejar impian terdahsyat Anda dalam berbisnis.

Lebih realistis. Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri. Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri. Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu. Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp20 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri, maka bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik. Tanpa memedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya. Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar. Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha – mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan… itulah angka dasar – jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi anyar seperti aplikasi dan penyimpaanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang ada di pasaran.

Perlakukan vendor dengan baik. Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik, serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik. Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.  (Sumber: The Washington Post/Slate Magazine)

Sumber: http://www.readersdigest.co.id/uang/investasi.dan.bisnis/10.tip.memulai.usaha.kecil.dan.meraih.sukses/004/001/52

Dipublikasi di memulai bisnis | Tag , | Tinggalkan komentar

5 Cara Memulai Bisnis Sendiri

Oleh: Firman Thok

Ibu rumah tangga, pelajar, pengangguran, atau mungkin mahasiswa. Beberapa dari mereka ingin mempunyai usaha yang bisa mereka jalani. Namun, kebanyakan dari mereka bingung harus memulai dari mana. Bingung bagaimana memulai usaha, mencari modal, tempat, atau yang lainnya.

Di sini saya akan memberikan beberapa cara atau tips yang bisa anda gunakan untuk bagaimana cara memulai usaha anda dengan cepat dan mudah. Cara ini sebenarnya cukup simple, namun jika anda ragu-ragu untuk melakukan cara ini atau meremehkan cara ini, saya yakin anda akan semakin lama untuk memulai usaha. Oke, langsung saja, ini dia cara agar anda dapat memulai usaha.

1. Buatlah Target Bisnis Anda
Sebelum anda membuat rencana usaha, pastikan anda mempunyai target untuk usaha anda. Buatlah target seperti : apa usaha anda, dimana usaha anda, kapan usaha anda berjalan, apa nama usaha anda, kapan anda akan sukses dengan usaha anda, dan lain sebagainya. Dengan tujuan seperti ini, anda akan memiliki motivasi untuk semakin cepat mendirikan usaha ini.

2. Gali Informasi Mengenai Apa Yang Dibutuhkan
Carilah informasi mengenai apapun yang anda butuhkan untuk memulai usaha. Seperti menyewa tempat, membeli bahan baku, membeli alat, atau apapun juga. Karena nantinya akan menjadikan bahan referensi anda untuk membuat rencana usaha agar cepat mendirikan usaha.
Tips : Jangan malu untuk bertanya untuk mencari informasi harga. Tanyakan ke penjual bahan baku, pemiliki ruko, atau siapapun untuk mencari info. Karena bertanya itu tidak bayar, jika anda bertanya aja sudah takut, maka kendala anda akan semakin banyak.

3. Buat Rencana Usaha Anda
Hal yang tidak kalah penting adalah rencana usaha bisnis. Karena dengan ini, anda dapat memprediksikan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan, berapa banyak untung yang didapat, kapan modal akan kembali, dan banyak hal lainnya. Jadi, ada baiknya sempatkan waktu anda untuk membuat sebuah rencana usaha.

4. Rencanakan Langkah Strategi Ke depan
Langkah strategi adalah yang terpenting untuk kemajuan bisnis anda. Strategi meliputi banyak hal. Seperti visi dan misi, cara penjualan, pemasaran, tempat, dan lain sebagainya. Dengan merencanakan ini semua, anda dapat meraup keuntungan yang berlipat.

5. Konsisten, Komitmen Dan Bertanggung Jawab
Hal yang tidak kalah penting adalah 3 hal berikut ini. Konsisten, komitmen, dan bertanggung jawab. Anda harus tetap konsisten dengan produk apa yang anda tekuni. Sebelum anda sukses di satu bidang, jangan sampai anda membuka usaha satu lagi. Anda juga harus berkomitmen untuk terus mengembangkan usaha ini. Selain itu, anda juga harus bertanggung jawab jika saja ada kendala atau masalah dengan usaha anda.

Nah, itu dia beberapa cara memulai bisnis sendiri di rumah, di sekolah, atau di manapun. Jika anda punya semangat, anda pasti bisa untuk memulai usaha. Karena modal utama untuk memulai usaha atau bisnis adalah semangat. Oke, semoga bermanfaat bagi anda. Selamat mendirikan usaha atau bisnis.

Sumber: http://www.bacainfo.com/2012/12/5-cara-memulai-bisnis-sendiri.html

Dipublikasi di memulai bisnis | Tag , | Tinggalkan komentar

Soal-soal Manajemen Bisnis 2 (Nomor 1 s/d 15)

Oleh: Suprapto Estede

Baca terlebih dahulu semua materi atau artikel yang sudah ada (materi/artikel ke 11 s/d 20) dan fahami dengan sungguh-sungguh maksud dari setiap soal berikut ini, kemudian berikan jawabannya masing-masing dengan kalimat yang baik dan jelas :

  1. Dalam business success stories ternyata bahwa salah satu jurus sukses komunitas Tionghoa adalah jurus “menunda kesenangan” dan disiplin mengalokasikan kekayaan untuk bisnis dan investasi. Jelaskan apa yang dimaksudkan dengan jurus sukses itu.
  2. Salah satu alternatif bentuk usaha adalah Firma. Apakah Firma itu, dan mengapa dikatakan bahwa para pesero (firman) dalam Firma itu mempunyai kewajiban tanggung renteng dan tidak terbatas? Jelaskan.
  3. Jelaskan beberapa kelebihan dan kelemahan dari bentuk usaha Firma!
  4. Apakah Perseroan Terbatas (PT) itu, dan apa perbedaannya dengan Firma? Jelaskan.
  5. Modal Perseroan Terbatas terdiri dari Modal Dasar, Modal Ditempatkan dan Modal Disetor. Jelaskan masing-masing!
  6. Sebutkan beberapa organ Perseroan Terbatas, kemudian jelaskan fungsi dan peran dari masing-masing organ tersebut!
  7. Apakah PT Terbuka dan PT Tertutup itu? Jelaskan keuntungan dan kelemahan dari badan usaha PT.
  8. Apakah CV atau Comanditaire Venootschap itu, apa bedanya dengan Perseroan Terbatas (PT) dan apa pula bedanya dengan Firma?
  9. Jelaskan beberapa kelebihan dan kelemahan dari CV (Persekutuan Komanditer).
  10. Jelaskan apa yang Anda ketahui tentang The Cashflow Quadrant karya Robert T. Kiyosaki!
  11. Di Indonesia, mengapa sebagian besar orang lebih memilih hidup di kuadran I (baca: kuadran satu) atau kuadran E (Employee)? Jelaskan pendapat Anda.
  12. Menurut Bob Sadino, setidak-tidaknya ada tiga hal yang biasanya menjadi penghalang utama seseorang ketika hendak memulai usaha atau bisnis. Sebut dan jelaskan ketiga hal dimaksud.
  13. Bagaimana menimbang risiko dalam memulai bisnis? (Ingat: pendapat dari Tung Desem Waringin), dan mengapa hal tersebut penting untuk dilakukan?
  14. Ayah miskin berkata bahwa cinta uang adalah akar dari segala kejahatan, sementara ayah kaya berkata bahwa kekurangan uang adalah akar dari segala kejahatan. Bagaimana pendapat Anda?
  15. Menurut Tung Desem Waringin, bagaimana mengubah pola pikir terhadap uang, mengubah keyakinan lama menjadi keyakinan baru, yang akhirnya bisa menuntun orang bisa menjadi kaya secara materi?

“Man Jadda Wajada”

Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, pasti akan mendapatkan hasilnya.

Semoga sukses …!

Dipublikasi di soal soal | Tag , | Tinggalkan komentar